Perkembangan Daerah Kekuasaan Islam dimasa Bani Abbasiyah

PERKEMBANGAN DAERAH KEKUASAAN ISLAM DIMASA BANI ABBASIYAH DAN SEBAB-SEBABNYA

Peta Wilayah Islam.

Pada masa kerjanya Abbasiah kekuasaan Islam bertambah luas dengan pusat pekerjaannya di Bagdad.Perluasan kekuasaan dan pengaruh Islam bergerak ke wilayah timur Asia tengah, Hindia dan perbatasan China.Ini terjadi masa Khalifah Al-Mahdi (158 – 169 H).

Penguasa Byzantium berlangsung dalam waktu yang lama. Penyerangan Byzantium terhadap Islam pada masa khalifah Al Mansyur dapat ditangkis oleh tentara Islam pada tahun 138 H. pada tahun 165 H, di masa Khalifah Al Mahdi, umat Islam berhasil memasuki selat Bosporus yang membuat Ratu Irene menyerah dan berjanji membayar upeti. Pada masa daulat Bani Abasiah ini wilayah Islam sangat luas, yaitu meliputi wilayah yang telah dikuasai oleh Bani Umayah, antara lain Saudi Arabia, Yaman Utara, Yaman Selatan, Oman, Uni Emirat, Arab, Kuwait, Irak, Iran, Yordania, Palestina (Israel), Libanon, Mesir, Libia, Tunisia, Aljazair, Maroko, Spanyol, Afganistan, Pakistan.

Daerah-daerah tersebut di atas memang belum sepenuhnya berada di wilayah Bani Umayah. Namun di jaman Bani Abasiah perluasan daerah dan penyiaran Islam semakin berkembang sehingga meliputi daerah : Turki, wilayah-wilayah Armenia dan daerah sekitar Laut Kaspia, yang sekarang termasuk wilayah Uni Soviet. Wilayah bagian Barat India dan Asia Tengah, dan wilayah perbatasan Cina sebelah barat.

Seluruh wilayah-wilayah yang telah memeluk agama Islam tersebut tidak seluruhnya di bawah kekuasaan Bani Abasiah di Bagdad, seperti Andalusia (Spanyol), Afrika Utara dan Mesir, Syam serta India dan lainnya.

 

Baca tulisan yang terkait:

kata kunci:

Tags:

Related Posts

Tinggalkan Balasan