Pengakuan para Orientalis atas Pengaruh Peradaban Islam terhadap Bangsa Barat

Pengakuan para Orientalis atas Pengaruh Peradaban Islam terhadap Bangsa Barat

Menurut pengakuan para ahli kebudayaan dan ahli ilmu pengetahuan, bahwa peradaban di negeri-negeri Barat itu banyak pengaruhi oleh peradaban Islam.Berbagai orang pandai Eropa sekarang merasa bahwa kehidupan Eropa sebenarnya dibelit oleh kebudayaan Islam sekelilingnya.Untuk melepaskan diri dari kebudayaan ini tidak mungkin, karena mereka sendiri telah mengakui kebudayaan itu sebagai kebudayaan sendiri.

Karena itulah banyak pengakuan ahli Barat tentang pengaruh Islam terhadap kebudayaan Barat di masa lalu. Pernyataan itu banyak sekali, diantaranya ialah :

  1. Penjelasan Prof. Dr. Charles Singer (seorang sarjana Barat) sebagai berikut : Di Barat, Ilmu Tasrih (anatomi) dan ilmu kedokteran sebenarnya tidak ada. Ilmu mengenai penyakit dipergunakan dengan cara yang bukan-bukan. Seperti dengan jengkalan jari, tumbuh-tumbuhan, tukang jual obat dan takhatul, merupakan salah satu obat-obatan.
  2. Pernyataan para orientalis Spanyol bahwa buku karangan Ilmu Filsafat yang ditulis oleh dua orang filosuf Barat kenamaan, yaitu Raymond Lull dan Raymond Martin, sebagian besar berisi tentang filsafat buah fikiran ahli filsafat Islam, yaitu Ibnu Rusyd Al-Gazali. Jadi pernyataan tersebut berarti bahwa ilmu filsafat Islam sangat mempengaruhi Ilmu Filsafat Barat.
  3. Ibnu Tumlus di Alcira (wafat tahun 1223 M), seorang barat, ahli Ilmu Ukur, Ilmu Bintang, Ilmu Musik, dan Aritmatika. Ia menyatakan : “Orang-orang Islam telah jauh melampaui kepandaian orang-orang barat …”
  4. Peter Du Berg menceritakan bahwa pendeta Peter the Venerable berangkat ke Toledo hendak menyalin Al-Qur’an, tetapi pendeta tersebut takjub ketika melihat orang Yahudi Islam sedang menulis di atas benda tipis halus (kertas). Kemudian ia membawa kepandaian umat Islam dalam membuat kertas itu ke Perancis.
  5. H.A.R. Gibb, seorang mahaguru London University, menyatakan bahwa sastra barat itu berasal dari sastra muslimin, tidaklah ada yang mempertengkarkan dan memperselisihkannya.
  6. Leo Weiner, seorang sastrawan Barat menyatakan bahwa kontak pengaruh sastra Islam dengan sastra Eropa dimulai pada abad VIII Masehi.
  7. Kodrad, dalam dalam bukunya Uber den Usprung deermite literichen Minnesang yang diterbitkan di Swiss tahun 1918, menyatakan bahwa Eropa mendapatkan sastra dan nyala api peradaban modern adalah dari islam.

Baca tulisan yang terkait:

kata kunci:

Tags:

Related Posts

Tinggalkan Balasan