Khasiat manakib untuk mendatangkan hajat

Khasiat manakib untuk mendatangkan hajat

Nama manakib sudah tidak asing bagi pengamal tareka qodiriyyah wan naqsyabandiyah khususnya, karena manakib ini seakan-akan sudah menjadi makanan bulanan bagi jamaah tarekat, bahkan bisa makanan mingguan atau harian kalau diberbagai daerahnya banyak menghadiri acara ke tempat-tempat manakib.

Manakib yaitu membaca sejarah hidup para wali, lebih-lebih manakib Syeikh Abdul  Qodir Jailani q.s adalah untuk menerangi hati, menghilangkan beberapa kesusahan dan keprihatinan, dan menolak segala macam bencana. Demikian disebutkan dalam kitab tafrikhul khotir.

Kemudian menurut keterangan Syeikh Muslih bin Abdurrohman Al-Muroqi dan Syeikhul ‘alamah Al-‘Arif billah Abdul Lathif bin Abdus salam Al-Bawiyani, demikian: “adapun faidah manaqib itu banyak sekali. Siapa membiasakan membaca manaqib Syeikh Abdul Qodir jailani q.s setiap bulan pada tanggal 11 dengan niat memuliakannya dengan hati yang ikhlash dan ridlo karena alloh semata-mata, maka insya alloh diberi keluasan rizkinya beserta anak cucunya, serta dapat selamat dan berhasil maksud dan hajat kebutuhannya di dunia dan akhirat ”.

Siapa yang mempunyai hajat apa saja dalam urusan dunia atau akhirat, maka sebaiknya bernadzar akan membaca manakib syeikh abdul Qodi Jailani q.s dengan memberi sedekah semampunya secara ikhlash dan ridlo. Insya alloh segera didatangkan hajatnya. Tapi setelah hajatnya berhasil jangan lupa melaksanakan nadzarnya itu, bila nadzarnya tidak dilaksanakan boleh jadi tertimpa musibah dari allah karena melanggar nadzar. Adapun syarat yang membaca manaqib harus dalam keadaan wudlu yakni suci dari hadats.

Perlu diketahui hukum nadzar (janji) dalam islam itu hukumnya wajib.

Manakib di Istiqlal

Baca tulisan yang terkait:

kata kunci:

Tags:

Related Posts

Tinggalkan Balasan