Ijma masa kini atau sekarang

Ushul Fiqih 0

Kemungkinan Ijma Pada Masa Kini

Di masa sekarang di mana perkembangan ilmu sangat cepat yang membawa masalah baru dengan cepat sangat diperlukan pengetahuan umum dan untuk mewujudkan peserta ijma sendiri diperlukan penyelidikan siapa yang berhak disebut ahli ijtihad dan siapa pula yang dapat menyelidikinya.

Karena itu menurut para ahli ushul fiqih sesudah jaman shahabat tidak mungkin terjadi proses pelaksanaannya tanpa menyinggung prinsip terjadinya ijma’ sebab ijma yang terjadi pada masa sekarang tidak berbeda dengan ijma dari keputusan musyawarah yang diambil oleh para ulama yang diambil oleh para ulama yang mewakili masyarakat, mereka itulah yang dinamai Ulil Amri (Ahlul Haaly Wal Aqdy).

Mereka diberi hak oleh syari’at Islam untuk membikin undang-undang yang belum terdapat dalam Syara’ dan undang-undang itu wajib diikuti dan ditaati selama tidak bertentangan dengan syari’at Islam. Sehubungan dengan itu Imam Hambali pernah berkata “siapa yang mengatakan ada ijma setelah jaman shahabat berarti ia dusta”. Dari pendapatnya itu dapat diketahui bahwa Imam hambali adalah seorang ulama yang mementingkan riwayat serta berusaha  sungguh-sungguh agar seluruh ibadah yang dilakukan itu sesuai benar dengan ibadah yang dilakukan Rasul, tidak berdasarkan ijma.

Baca tulisan yang terkait:

kata kunci:

Tags:
Rate this article!

Related Posts

Tinggalkan Balasan