Bentuk-bentuk peradaban Islam di masa Abbasiah dan Tokoh-tokohnya

Bentuk-bentuk Peradaban Islam dan Tokoh-tokohnya.

Bentuk-bentuk peradaban Islam di masa Abbasiah, dapat dibagi menjadi beberapa bentuk, yakni kota-kota pusat peradaban Islam, bangunan-bangunan, penemuan-penemuan dan tokoh-tokohnya :

  1. Kota-kota pusat peradaban.

Di antar kota pusat peradaban Bani Umayyah yang terkenal adalah :

Bagdad : Merupakan kota yang paling indah yang dikerjakan oleh lebih dari 100.000 pekerjam dipimpin oleh Hajaj bin Arthal dan Amran bin Wadldlah. Disini terdapat istana di pusat kota, asrama pengawal, rumah kepala polisi dan rumah-rumah keluarga khalifah. Istana yang disebut “Qasruzzabad” ini seluas 160.000 hasta persegi, dibuat sangat indah; membujur padanya empat jalan utama keluar kota. Di kiri-kanan jalan ini dibuat gedung-gedung bertingkat. Di luar kota Bagdad dibangun kota-kota satelit, yaitu Rushafah dan Karakh. Kedua kota ini dilengkapi dengan kantor, took-toko, rumah-rumah, taman-taman, kolam dan lainnya. Sehingga Bagdad menjadi kota kerinduan seluruh dunia.

Samarra : Letaknya di sebelah timur sungai Tigris, kurang lebih 60 km dari kota Bagdad. Kotanya nyaman, indah dan teratur.Nama Samarra diberikan oleh Khalifah Al-Mansyur ketika peresmian, di mana para undangan sangat terkesan atas keindahan Kota Samarra. SARRA MAN RA’A, artinya senang memandangnya. Di kota ini terdapat 17 istana yang cantik mungil yang menjadi contoh seni bangunan Islam di kota-kota lain.

  1. Bangunan-bangunan.
  2. Madrasah, didirikan pertama kali oleh Nizamul Mulk, seorang Perdana Menteri pada tahun 456-486 M, terdapat di kota Bagdad, Balkan, Muro, Tabrisan. Naisabur, Hara, Isfahan, Mausil, Basrah dan kota lain.
  3. Kuttab, yaitu tempat belajar bagi pelajaran tingkat rendah dan menengah.
  4. Mesjid, biasanya digunakan untuk tempat belajar tingkat tinggi dan takhassus.
  5. Majlis Munadharah, tempat pertemuan para pujangga, ahli fikir dan para sarjana untuk menseminarkan masalah-masalah ilmiah, majlis ini banyak dijumpai di kota-kota besar.
  6. Darul Hikmah, merupakan perpustakaan pusat, dibangun oleh Khalifah Harun Al-Rasyid dan diteruskan oleh Al-Makmun.
  7. Masjid Raya Kordoba, dibangun pada tahun 786 M.
  8. Masjid Ibnu Taulon di Kairo, dibangun tahun 876 M.
  9. Istana Al-Hamra, di Cordova.
  10. Istana Al-Cazar.

 

  1. Invention atau penemuan-penemuan dan tokoh-tokohnya.

Dari hasil ijtihad dan semangat riset, maka para ahli pengetahuan, para alim ulama, berhasil menemukan berbagai keahlian berupa penemuan bidang-bidang ilmu pengetahuan, antara lain :

  • Ilmu Fisafat.
  • Al-Kindi (194-260 H = 809-873 M), buku karangannya sebanyak 236 judul.
  • Al-Farabi (wafat tahun 390 H = 961 M) dalam usia 80 th. Orang Eropa menyebutnya Al-Pharabius. Karangan yang masih tinggal ada 12 judul.
  • Ibnu Bajah (wafat tahun 523 H).
  • Ibnu Thufail (wafat tahun 581 H).
  • Ibnu Shina (370-428 H = 980 -1037 M). orang Eropa menyebutnya Avicena. Di samping seorang filosuf, ia juga seorang dokter dan ahli music. Karangannya yang terkenal adalah :
    • Shafa, terdiri dari 18 jilid.
    • Najat
    • Qanun
    • Sadidiya, terdiri dari 5 jilid.
    • Danes Nameh
    • Najmul Hikmah, terdiri dari 10 jilid.
    • Al-Qanun Fi Althib, buku tentang kedokteran yang diterjemahkan ke dalam bahasa latin.
  • Al-Ghazali (tahun 450-505 H = 1058-1101 M). ia digelari sebagai Hujjatul Islam; buku karangannya berjumlah 70 judul walaupun usianya hanya 55 tahun. Buku karangannya yang terkenal, antara lain adalah :
    • Al-Munqizh Minadh-Dlalal.
    • Tahufutul Falasifah
    • Mizanul Amal.
    • Ihya Ulumuddin.
    • Al-Wajiz.
    • Mahkum Nazar.
    • Miyazul Ilmi.
    • Maqasiduk Falasifah.
  • Ibnu Rusyd (520-595 H = 1126-1198 M). di barat, namanya dikenal AVEROES. Diantara buku karangannya yang terkenal adalah :
    • Mabadiul Falasifah
    • Kulliyaat
    • Tafsir Urjuza
    • Kasful Afillah
    • Kitag dogma-dogma, dan lainnya. Ibnu Rusyd juga seorang dokter, di samping filosuf. Buku kedokterannya yang terkenal adalah AL_HAWI.
  • Bidang Kedokteran.

Ada beberapa perguruan tinggi kedokteran yang terkenal, antara lain :

  1. Sekolah tinggi kedokteran di Yunde Shapur (Iran). Perguruan ini telah termasyuhur sejak sebelum Islam.
  2. Sekolah tinggi kedokteran di Harran, Syiria.
  3. Sekolah tinggi kedokteran di Bagdad.

Pada dokter dan ahli kedokteran Islam yang terkenal, antara lain ialah :

  • Jabir Bin Hayyan (wafat tahun 161 H = 778 M), di anggap sebagai bapak Ilmu Kimia. Buku karangannya sebanyak 500 judul.
  • Hunain Bin Ishaq (194-264 H = 810-878 M), ahli mata yang terkenal, di samping terkenal seorangan penterjemah buku bahasa asing.
  • Thabib bin Qurra (221-228 H = 836-901 M).
  • Ar-Razi atau Razes (251-313 H = 809-873 M). karangannya terkenal dalam bidang penyakit campak dan cacar yang diterjemahkan dalam bahasa latin.
  • Bidang Matematika.

Hasil dari penterjemah buku asing dari Yunani, Persia dan Hindia, ke dalam bahasa Arab, melahirkan bidang ilmu matematika. Adapun para ahli ilmu tersebut, adalah :

  • Umar Al-Farukhan : Dia adalah Insinyur arsitek pembangunan kota Bagdad.
  • Al-Khawarizmi : Dia pengarang kitab Al-Gebra (Al-Jabar), ahli matematika terkenal. Ia juga penemu angka 0 (nol), sedangkan angka 1 sampai dengan 9 berasal dari Hindia yang dikembangkan oleh islam. Oleh karena itu, angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0, disebut angka Arab. Setelah disempurnakan oleh orang latin, maka disebut pula angka latin.
  • Banu Nusa, yaitu anak-anak Syakir Musa. Mereka ada 3 orang. Mereka menulis banyak buku dalam ilmu ukur.
  • Bidang Astronomi.

Ilmu Astronomi atau perbintangan berkembang subur di kalangan umat Islam, sehingga banyak para ahli yang terkenal dalam ilmu perbintangan ini, seperti :

  • Al-Fazari : Seorang pencipta astrolabe, yaitu alat pengukur tinggi dan jarak bintang-bintang.
  • Al-Battani atau Al-Betagnius : Bukunya telah diterjemahkan ke dalam bahasa latin. Al-Battani lebih terkenal disbanding dengan Al-Khawarizmi dalam ilmu perbintangan.
  • Abul Wafak : Ia menemukan jalan ketiga dari bulan, (Jalan ke-1 dan ke-2 telah ditemukan oleh orang Yunani).
  • Al-Farghoni atau Al-Fragenius.

Disamping para sarjana ahli astronomi yang terkenal, diberbagai kota dibangun beberapa observatorium, yang antara lain terdapat di Bagdad dan di Jende Shahpur. Ada juga observatorium milik pribadi, yaitu milik Thobit bin Qurra dan milik Al-Battani.

  • Bidang Seni Ukir.

Dalam bidang seni ukir, umat Islam cukup terkenal dengan hasil seninya pada botol tinta, papan catur, paying, vas/jambangan bunga, burung-burungan, pohon-pohonan.

Ada beberapa orang seniman ukir yang terkenal, antara lain BADR dan TARIFF, termasuk sekitar tahun 961-976.

Ketika itu terdapat juga Sekolah Kairo.Seni ukir yang dihasilkan terbuat dari bahan porselin, perunggu, emas, Loyang, perak, marmer, mata uang, bahan tembikar dan lainnya. Begitu juga ukiran kayu gading, sehingga ukiran gading dari hasil buatan Kordova pada tahun 964 M dan buatan yang sama pada tahun 1005 M, dan buatan Kairo tahun 1400 M, disimpan di Musium British dan Katedral Pamlona.

  • Bidang-bidang lain, seperti seni sastra, seni lukis, seni sulam, seni arsitektur serta berbagai bidang ilmu agama.

 

Baca tulisan yang terkait:

kata kunci:

Tags:

Related Posts

Tinggalkan Balasan